Sabtu, 11 Oktober 2014

Pengertian, Tujuan, dan Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar

A. Pengertian Ilmu Sosial Dasar

          Ilmu sosial Dasar, dalam mempelajari aspek-aspek masyarakat secara subjektif, inter-subjektif, dan objektif atau struktural, sebelumnya dianggap kurang ilmiah bila dibanding dengan ilmu alam. Namun sekarang, beberapa bagian dari ilmu sosial telah banyak menggunakan metoda kuantitatif. Demikian pula, pendekatan interdisiplin dan lintas-disiplin dalam penelitian sosial terhadap perilaku manusia serta faktor sosial dan lingkungan yang mempengaruhinya telah membuat banyak peneliti ilmu alam tertarik pada beberapa aspek dalam metodologi ilmu sosial.Penggunaan metoda kuantitatif dan kualitatif telah makin banyak diintegrasikan dalam studi tentang tindakan manusia serta implikasi dan konsekuensinya.


       Untuk menjawab dan memecahkan berbagai persoalan yang ada dalam kehidupan maka lahirlah berbagai macam ilmu pengetahuan. berdasarkan sumber ilmu filsafat yang dianggap sebagau ibu dari ilmu pengetahua, maka ilmu pengetahuan di kelompokan menjadi 3 (tiga) yaitu :

  1. Ilmu-ilmu Alamiah (natural science). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakn metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan sesuatu kualitas. 
  2. Ilmu-ilmu sosial (sosial science). Ilmu-ilmu sosial bertuajn untuk mengkaji keteraturan-keteraturan itu yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. 
  3. Pengetahuan budaya (the humanities) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan pristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik. 

Maka dari itu pelajaran ilmu sosial dasar di beriak kepada mahasiswa sebabagai suatu bahan program studi atau mata kuliah umum. mata kuliah umum sosial dasardalam rangka usaha untuk memberiak pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejaln sosial agar daya tanggap, presepsi, dan penalran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya. 


B. Tujuan Ilmu Sosial Dasar

  1.  Mahasiswa memiliki kesiapan untuk menekuni dunia keilmuan.
  2.  Mahasiswa bisa mengerti dan memahami prinsip filsafaat ilmu sebagai landasan mengerti dan memahami berbagai fenomena sosial kontemporer.
  3.  Mahasiswa mampu memahami berbagai konsep ilmu sosial yang akan digunakan sebagai instrumen memetakan segala problematika sosial kemasyarakatan.
C. Ruang Lingkup Ilmu Sosial Dasar
Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan :
  1. Kenyataan-kenyataan social yang ada dala mmasyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.
  2. Monsep-konsep social atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan social dibatasi pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah social yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial
  3. Masalah-masalh yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan social yang antara yang satu dengan yang lainnya berbeda.
Berdasarkan bahan kajian seperti yang disebut diatas, dapat dijabarkan leih lanjut ke dalam pokok bahasan dan sub pokok bahasan, untuk dapat di operasionalkan.
Ilmu Sosial Dasar terdiri dari 8 Pokok Bahasan, dari kedelapan pokok bahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
  1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
  2. Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
  3. Masalah pemuda dan sosialisasi.
  4. Masalah hubungan warga Negara dan Negara.
  5. Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
  6. Masalah masyarakat perkitaan dan pedesaan
  7. Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan Integrasi
  8. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat
Sumber : http://dharmasudiartha.wordpress.com/2012/12/30/ilmu-sosial-dasar/
















Senin, 29 September 2014

Pilih teknik sipil atau arsitektur?


Suatu pertanyaan yang sering diajukan baik oleh remaja SMA yang mau kuliah maupun orang tua yang hendak melanjutkan pendidikan anaknya pada bidang study bangunan.berikut gambaran tentang jurusan teknik sipil dan arsitektur.

Teknik Sipil
Teknik sipil mempelajari tentang bagaimana cara membangun sebuah bangunan yang kuat, indah serta ekonomis sehingga pada jurusan teknik sipil hampir mencakup semua konstruksi bangunan dari awal perancangan, perhitungan struktur, manajemen pelaksanaan bangunan sampai dengan perawatan bangunan pasca pembangunan.

Teknik Arsitektur
Teknik arsitektur mempelajari tentang bagaimana membuat gambar bangunan yang indah dan bagaimana agar desain tersebut dapat diterima oleh pihak lain.
Nah.. dari kedua jurusan tersebut ( teknik sipil dan arsitektur ) terdapat perbedaan yang saling bertentangan teknik arsitektur lebih menonjolkan keindahan bangunan sedangkan teknik sipil lebih pada kekuatan bangunan, seringkali seorang arsitek membuat bangunan yang indah tetapi apabila dilaksanakan dapat rubuh karena tidak kuat, begitu juga dengan teknik sipil dapat membangun sebuah bangunan yang kuat tetapi belum tentu indah. oleh karena itu perlu kerjasama antar keduanya. mungkin kata-kata berikut ini dapat menjadi gambaran
Teknik sipil perlu mempelajari teknik arsitektur meskipun hanya dasar-dasarnya saja.
Teknik Arsitektur perlu mempelajari teknik sipil meskipun hanya dasar-dasarnya saja.


Sumber : http://www.ilmusipil.com/pilih-teknik-sipil-atau-arsitektur